Takut sama tetangga? Ya iyalah, makanya rumah kita semua pada pake pagar, kan!? Tapi gimana kalo tetangga mempunyai hal seru dan menggugah sisi petualang kita? Kalo keliling RT rasanya sama saja dengan keliling dunia? Asik banget!!

Saiank sekale, tetangga seru ini bukanlah tetangga gue. Sang Guru Biologi yang bernama Bu Rina Astuti-lah yang mempunyai tetangga bak labirin petualangan. Gimana enggak, si doi sering banget ngejelasin sebuah masalah di sebuah diskusi pelajaran dengan mengambil contoh pada tetangganya!! Ada aja tetangganya yang menyimpan hal seru. Lebih lagi tetangganya itu terbuka semua. Gak heran kan kalo Bu Rina tau banyak tentang tetangganya!?

Sekali lagi, gue masih belom bisa ngebayangin punya neighborhood yang seru kaek gitu.

Nah, kali ini gue mau ngasi satu cerita tetangganya yang menurut gue, asli, aneh banget. Bukan aneh, tapi…ah gimana ya. Berbeda! Lebih punya taste!

Oke, jadi di kelas yang lagi terpusat pada ceritanya itu dia bercerita. Ada tetangga-petualang-nya yang gak pernah hamil. Si tetangga ini pada akhirnya mencari pengobatan alternatif. Nah di klinik pengobatan klenik itu dia disuruh meminum sebuah jamu (<<benda aneh…) yang ditentukan dosisnya. Sebelum itu dia ditanya sama si dukun, “Mau punya anak?”

Tetangga menjawab, “…ma–”

Belum dijawab, si dukun (ato Pak Haji, gak jelas Bu Rina nyebutnya. Pokoknya di antara dua itu) langsung berkata, “Pake sarung.”

Lah lah lah!? Gak jelas.

Terus si dukun ngajuin syarat, “Pantangan sampeyan adalah: Dilarang konsultasi ke dokter atau melakukan USG.” Hmm, mau nyembunyiin ilmu rupanya si Embah.

Rentang waktu berikutnya. Tetangga itu hamil dan melahirkan anak. Tak disangka tapi seru, anaknya TIDAK MIRIP SAMA SEKALI dengannya ataupun suaminya!! Anak perempuannya berkulit pucat dan wajahnya terasa asing. Watdehel?

Di poin ini kami yang mendengarkan cerita Bu Rina langsung nanya: Tadi kan si Dukun nyebutin syaratnya, “gak boleh ngelakuin USG”. Emang kalo di-USG ada apa?

Gue akuin ini pertanyaan di luar jalur, karena mana mungkin Bu Rina tau jawabannya? Tapi ternyata saudara blogger sekalian, ia berkata, “Ada tetangga saya yang nyoba.”

WHAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAT!!!!!!?????

Dia ceritain lagi. Jahh, prolognya sama lah. Tapi setelah diberitahu larangannya, tetangga yang satu ini langsung mencoba memeriksa dengan USG. Tahukan Anda, di USG tidak terekam apapun! Perutnya membesar, tapi gak ada isinya! Kosong gitu.

Hm? Kami pun bertanya lebih jauh, “Terus pas lahir kaek gimana Bu?”

Saat waktunya “isi perut” itu dilahirkan, bukan bayi yang keluar, melainkan CAIRAN HIJAU. Haaa? Aneh banget dah. Anak yang ada di ujung kelas (yang dikenal sebagai ReccaRebellion) sampe berteriak, “Hah!? Jangan-jangan itu alien!!”

Heheh, iya kali ya. Soalnya “anak” yang berhasil lahir sebelumnya kan gak mirip sama sekali sama orang tuanya. Bisa jadi anak itu alien. Tapi masa dukun berurusan sama alien? Aneh banget. Ah. Pokoknya hal itu cuma cerita si Guru Biologi doank. Elo mau gak percaya juga boleh kok. Gue aja agak gak percaya. Tapi kalo mau dipikirin sekali lagi seeh, masa guru biologi yang dituntut untuk berpikir ilmiah menceritakan kebohongan?

Silakan nilai guru gue. Ato elo juga bisa nilai tetangga guru gue. Apa elo mau menilai diri gue ini? Ah, terserah lah.

2 Tanggapan ke “Tetangga Seru!! Konsultasi ke Dukun, Dapet Anak tapi…?”

  1. StreetPunk Berkata

    Dukun juga manusia, mungkin aja dia salah bikin resep sehingga cairan hijau itu yang muncul. :)
    Kalau mengenai pergi ke dukun sih, aku sungguh tak mau berurusan dengan hal-hal semacam itu, apalagi ditambah dengan ngebaca tulisan ini.

    Lebih lanjut lagi, ini bisa menjadi sebuah sindiran bagi yang hobi begituan. ;)

  2. reccarebellion Berkata

    klo dijelaskan tanpa logika berarti anaknya itu hantu…
    trus dukunnya ngelarang supaya gak ketahuan klo yang dikandung itu hantu..

    thx ya rea, gw baru tahu cerita lengkapnya begini…


Tinggalkan Balasan