Rant ini adalah revisi dari rant yang ini:

Kalo mau baca yang itu aja dulu (klik tulisannya).

================

“Apaaaaaaaaa…?” Andi Rea Juniarto membalas panggilan maut dari molasses-blood-princess yang bernama Bonnie Ipswich ini. Bicara boleh bicara, nama ‘Bonnie Ipswich’ itu agak unik ya. Untuk seorang cewek yang suka jingkrak, teriak melengking, namparin cowok dan lebih tinggi dari Rea Issachar, Bonnie gak terlalu pantes buat dijadiin namanya. Lebih pantes jadi nama anjing. Huahaha.

Terlebih lagi, Ipswich itu terlalu cute buat dijadiin nama orang! Emang udah bagus buat nama daerah di Inggris, gak perlu diadaptasi jadi nama cewek. Then again…orang yang kita bicarakan keadaannya lumayan cute, jadi ya gapapa lah.

Sekali lagi, kalo dipikir sekali lagi, sebaiknya Bonnie ganti nama belakang menjadi ‘Sandwich’. Kan lumayan tuh melukiskan keadaan dirinya: salad, bacon, tomat, mayo dan roti dicampur menjadi makanan yang dapat dinikmati orang malas. Bonnie Sandwich. Hm…ternyata gak bagus juga ya.

Terima aja deh nama Bonnie Ipswich. Oke? Nah kita balik ke cerita.

“Apa Bon?” Juni ngomong lagi. “Mau minta dukungan gue buat nembak Rea?”

Rea yang hampir-hampir memerah memutuskan untuk stay cool dari pandangan-serigala murid lain di kelas. Juni pun mendapat tamparan kritis dari Bonnie. Berkali-kali.

Setelah beberapa sorakan riuh tinggi ada sebuah jeda. Lalu Juni angkat bicara lagi, “Terus elo neriakin nama gue tuh mau ngapain, Bon?”

Rea tiba-tiba garuk-garuk kepala. Bonnie diam. “Ah kan gue jadi lupa lagiREA BISA GAK ELO BERENTI GARUK-GARUK!? Gue jadi lupa neh mau ngomong apa!”

“Kok gue yang disalahin seeh?”

Dan Bonnie pun balik badan hanya untuk menyadari bahwa lawan bicaranya sudah menghilang ditelan Bumi. Di kelas tinggal dia dan Rea, yang lain uda pada gentayangan ke kantin semua. Rea merasakan aura panas Bonnie mengalir dari kepalan tangan ke kepalanya. Ia tahu bahwa ia akan dijadikan tersangka secara sepihak. Yeah, dalam beberapa detik lagi…

“Rea…ini gara-gara elo. Juni uda gak ada!!”

Rea gak kaget dengan reaksi ini karena uda bisa diprediksi. Lalu ia siap-siap untuk reaksi Bonnie selanjutnya.

“Elo harus nemenin gue nyari Juni.”

Yap, bagus. Sesuai perkiraan. Tangannya ditarik Bonnie keluar kelas dan menyusuri selasar, turun ke Meja Utama di lantai satu, di depan lobi, tempat nongkrong pas jam istirahat.

“Yakin lo Juni ada di sini?” tanya Bonnie. Ia berdiri dengan bertolak pinggang. Ia memandang Rea tanpa ekspresi. Beberapa detik kemudian, setelah memerhatikan Bonnie sebentar, Rea sadar bahwa ia lebih pendek dari Bonnie. Hampir saja ia meratapi tinggi badannya sebelum Bonnie akhirnya bicara, “Itu anak gak ada di sini tauk! Gak bener lo ah.”

Do I look like his mother?” balas Rea.

Bonnie melanjutkan, “Gue jadi ragu, elo itu beneran temennya Juni apa enggak sih?”

Dengan Bonnie yang berjalan menjauh dari Meja Utama, Rea mengganti pembicaraan. “Jadi elo sama Juni mau ngapain?”

Mereka melewati anak-anak paskib yang lagi baris. “Jadi tuh tadinya gue mau minta Juni buat…”

Suara Bonnie yang ngegantung bikin Rea tambah pemasaran. Eh penasaran. Bonnie mengganti arah pembicaraan dengan “Eh Juni tuh biasanya beli milkshake kan jam segini?”

Rea cuma memandang Bonnie. Sepertinya Bonnie menganggap pandangannya sebagai ‘iya’. “Yauda kita kesana aja.”

Di perjalanan menuju kantin atmosfir yang terasa seakan menggantung di udara. Rea masih memikirkan kata-kata Bonnie yang menggantung tadi. Jadi mereka mau ngapain ya? Kok pembahasan akan hal itu selalu diusahakan untuk dijauhkan dari gue?

Mereka berdua berhenti karena bel masuk sudah berkumandang. Ternyata “Juni gak ada di sini juga nih, Re. Dia ke mana sih?”

“Ya lagian elo berurusan sama anak aneh kaek Juni. Sebenernya elo mau ngapain seeh?”

Baru aja Rea merasa bahwa Bonnie akan menjawab pertanyaannya lebar-lebar, Bonnie melihat sebersit cowok yang memakai headset kuning di depan kelas Overaccel (akselerasi dua). Dalam sepersekian detik Rea meramalkan bahwa Bonnie akan teriak…

“Juniiiiiiiiiiiii…!!”

4 Tanggapan ke “Juniiiiiiiiiiiii…!! (2-revision)”

  1. Rea_sekar Berkata

    maaf tadi ada kesalahan teknis. selamat membaca.

  2. reccarebellion Berkata

    Waduh, Rea2, masih sempet nulis abis RV aja, harusnya lo juga masih sempet nonton Saw V dong…

    Ciyeeh Rea, no komen gw, ampun dah

  3. laraaas Berkata

    owow…
    new name : bonnie sandwich
    haha..gue tunggu kisah lainnya


  4. [...] 11, 2009 Ay pikir leu semua uda kesel karena setiap baca Juniiiiiiiiiiiii…!! selalu aja akhirnya ngegantung. Maka dari itu sekarang ay mau nulis alasan mengapa Bonnie [...]


Tinggalkan Balasan